Rabu, 28 Maret 2018

PRODI TMA IKUTI PROSES AKREDITASI

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 10.02, under |

IKUTI PROSES AKREDITASI, PRODI TMA
STAIN GAJAH PUTIH TERUS BERBENAH DIRI
TAKENGON – Program Studi Tadris Matematika (TMA) STAIN Gajah Putih menjalani proses visitasi akreditasi pada Senin (26/03/2018). Proses visitasi yang berlangsung sejak pagi itu dihadiri dua tim asesor yang ditunjuk langsung oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).
Kedua asesor, masing-masing Prof. Dr. Ahmad Fauzan, M.Pd., M.Sc. (guru besar Universitas Negeri Padang) dan Prof. Dr. Budi Nurani Ruchjana , MS. (guru besar Universitas Padjajaran Bandung).
Ketua STAIN, Dr. Zulkarnain, M.Ag, sehubungan hal itu menyampaikan ucapan terimakasih atas kedatangan kedua guru besar tersebut di kampusnya sembari berharap seluruh proses akreditasi dapat berjalan lancar.

“Terimakasih atas kehadiran bapak ibu tim asesor, mudah-mudahan ini bisa berjalan sebaik-baiknya, apapun hasilnya kami terima sebagai catatan perbaikan,” ungkap Ketua saat menyambut kedatangan tim asesor di Aula Biro kampus setempat.
Sementara itu, Profesor Ahmad Fauzan mengatakan, kegiatan visitasi ini merupakan kegiatan kolegial, di mana setiap kampus secara rutin akan mengalaminya.
“Kegiatan visitasi ini adalah kegiatan kolegial, tidak ada yang istimewa kita sama-sama dosen,Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik,” katanya.
Profesor Budi Nurani menjelaskan, kegiatan visitasi akreditasi bagi sebuah perguruan tinggi adalah kegiatan rutin sebagai mekanisme penjaminan mutu dari pihak luar lembaga (eksternal).
Ia mengungkapkan, timnya hanya memberikan catatan tentang gambaran prodi namun nilai akhir akan diputuskan melalui sebuah mekanisme di BAN-PT.

“Kalau (sistem) SAPTO itu cepat, seminggu nilainya sudah keluar, mudah-mudahan nilainya baik,” imbuhnya.
Catatan hasil visitasi diserahkan langsung oleh tim asesor kepada Wakil Ketua I Bidang Akademik dan Kerjasama, Dr. Al Musanna, M.Ag.

“Kami tidak berpuas diri, kami terus berupaya untuk berbenah untuk bisa memberikan yang terbaik buat anak negeri,” tutup doktor kurikulum tamatan UPI itu usai menerima catatan dari asesor.