Rabu, 28 Maret 2018

GELAR DIALOG INTERAKTIF BERSAMA RRI

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 10.10, under |

GELAR DIALOG INTERAKTIF, RRI SOROTI KIPRAH STAIN GAJAH PUTIH
DALAM PERLUASAN AKSES PENDIDIKAN

TAKENGON (STAINGPA) - Selama satu jam, Radio Republik Indonesia (RRI) Takengon mengudara dalam program dialog interaktif bertajuk "Kiprah STAIN Gajah Putih Takengon dalam Perluasan Akses Pendidikan di Dataran Tinggi Gayo" pada Senin (26/03/2018) malam.

Acara yang berlangsung mulai pukul 20.00 sampai 21.00 WIB itu disiarkan pada frekuensi 93.00 FM dengan narasumber Wakil Ketua I STAIN Takengon, seorang mahasiswi aktif, dan seorang lainnya berasal dari alumni.

Pada kesempatan itu, Wakil Ketua I Dr. Al Musanna, M.Ag menjelaskan, STAIN Gajah Putih hingga saat ini merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri di bagian wilayah tengah Aceh.

Ditambahkannya, melalui STAIN berlogo gajah putih ini, sejak tahun 2012 masyarakat khususnya di Aceh Tengah dapat dengan mudah memperoleh akses pendidikan tinggi di PTKIN tanpa harus keluar daerah.

Dia mengimbau kepada masyarakat luas untuk bisa memanfaatkan peluang masuk ke STAIN Gajah Putih lewat jalur SPAN-PTKIN. Pasalnya, dengan jalur ini calon mahasiswa cukup mendaftar melalui operator sekolah asal tanpa dipungut biaya.

Dr. Al Musanna, lebih lanjut menjelaskan, mahasiswa yang masuk melalui jalur SPAN memiliki peluang beasiswa lebih besar dibanding jalur lainnya.

"Masih ada 3 hari lagi, bagi adik-adik silahkan mendaftar ke STAIN melalui jalur SPAN yang akan berakhir tanggal 29 Maret nanti, " paparnya.

Sementara itu, Reni Puspita, salah seorang mahasiswi pada prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, turut mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

"Mari mencerdaskan diri kita, ayo masuk ke STAIN Gajah Putih, pemerintah sudah menanggung biaya pendaftaran (melalui SPAN), jadi apalagi," serunya kepada pendengar.

Hal senada juga disuarakan salah seorang alumni dari STAIN Takengon, Cecen Yunere, S. Pd. Dirinya yang kini menggeluti profesi sebagai tenaga pengajar, dulunya merupakan penerima beasiswa jalur bidikmisi.

"Gak usah malu masuk ke STAIN, karena ke manapun kita kuliah itu tergantung kualitas kita, semangat kita," pungkas Cecen. (Humas)