Selasa, 13 Maret 2018

378 MAHASISWA IKUTI PEMBEKALAN KPM

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 20.28, under |


378 MAHASISWA STAIN GAJAH PUTIH IKUTI PEMBEKALAN KPM

TAKENGON (STAINGPA) - Sebanyak 378 mahasiswa peserta kuliah pengabdian masyarakat (KPM) mengikuti pembekalan di Gedung Olah Seni (GOS) Takengon pada Selasa (13/03/2018).
Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M), Hendriyanto Bujangga, M.Pd menuturkan, peserta KPM tahun 2018 merupakan angkatan ke-6 sejak menjadi negeri.
Tahun ini, tema yang diusung adalah Optimalisasi KPM dalam Penguatan Kapasitas Kelembagaan, Keagamaan dan Kemasyarakatan untuk mewujudkan SDM yang Produktif, terangnya.
Ditambahkannya, kegiatan pembekalan (coaching) dimaksudkan untuk memantapkan kompetensi peserta agar lebih siap terjun ke dalam masyarakat.
Sementara itu, Drs. Halihasimi, MA menyampaikan, pembekalan yang berlangsung sehari itu, masih akan dilanjutkan dengan pendampingan perumusan program setelah peserta memetakan kondisi ril di lokasi masing-masing.
Kegiatan pembekalan ini meliputi dua bagian, pertama pembekalan secara umum hari ini, dan pembekalan mengarah pada perumusan program nanti setelah mahasiswa memperoleh data di lapangan, ujarnya saat menyampaikan laporan panitia.
Peserta yang didampingi oleh supervisor pun tampak serius mengikuti program pembekalan yang rutin dihelat setiap tahun itu.
Acara tersebut langsung dibuka oleh Ketua STAIN Gajah Putih, Dr. Zulkarnain, M.Ag pada Selasa pagi. Kepada mahasiswa, Ketua berpesan agar nantinya dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus bisa menjaga nama baik kampus.
“Kita tanamkan optimisme kita bahwa kita adalah generasi yang bermanfaat, yang punya kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat, pungkasnya.
Ratusan mahasiswa semester 8 dari berbagai prodi ini nantinya akan mengabdi di tengah-tengah masyarakat lebih kurang selama 2 bulan. Untuk diketahui, KPM tahun ini memilih 4 lokasi kecamatan, yang terdiri dari 3 kecamatan di Aceh Tengah dan 1 kecamatan di Bener Meriah.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah juga menerima sejumlah mahasiswa dengan program serupa dari berbagai perguruan tinggi lain di Aceh seperti UIN Ar-Raniry, Unsiyah, dan Universitas Al Muslim.
Untuk itu, Ketua meminta mahasiswa STAIN Gajah Putih agar memiliki distingsi dibanding mahasiswa lainnya.
“KPM yang dekat bukan berarti tidak bermakna, kami ingin mahasiswa STAIN di Aceh Tengah kembali membuka kesadaran dirinya bahwa anda ini adalah bagian dari anggota masyarakat yang harus punya kepedulian untuk membangun masa depan, demikian tegas Ketua STAIN.

Kegiatan KPM sendiri baru dimulai pada Kamis (15/03/2018) lusa yang rencananya akan ditandai dengan seremoni pelepasan peserta. (Humas)