Rabu, 28 Februari 2018

STAIN GAJAH PUTIH GANDENG UIN SUNAN KALIJAGA

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 19.19, under |

STAIN GAJAH PUTIH GANDENG UIN SUNAN KALIJAGA
RUMUSKAN FAKULTAS TARBIYAH YANG MILIKI DISTINGSI


TAKENGON (STAINGPA) – Kalau alih status kelembagaan STAIN Gajah Putih menjadi IAIN terwujud, maka jurusan terbiyah yang ada saat ini akan berubah menjadi fakultas tarbiyah.
Ketua STAIN Gajah Putih, Dr. Zulkarnain, M.Ag mengatakan, nantinya Fakultas Tarbiyah IAIN Gajah Putih harus memiliki distingsi (nilai lebih) dibanding fakultas tarbiyah lainnya.
Distingsi tersebut antara lain menjadikan fakultas tarbiyah yang bersinergi dengan multimedia. Karena menurutnya, guru di masa mendatang harus mampu menguasai teknologi.
“Kami bercita-cita ketika ini menjadi IAIN, fakultas tarbiyahnya punya distingsi, fakultas tarbiyah yang bersinergi dengan multimedia, calon guru hari ini kalau gaptek, ke depan tidak bisa jadi guru,” ungkapnya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, STAIN Gajah Putih menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada Senin (26/02/2018) di Aula Biro setempat.
Selain itu, Ketua STAIN mengatakan penandatangan MoU itu bertujuan untuk peningkatan mutu internal lembaga.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Drs. Yudian Wahyudi, MA, Ph.D, sebelum  menandatangani MoU tersebut sempat memberi kuliah umum pada Program Pascasrjana STAIN.
Dalam kuliahnya, Profesor Yudian menegaskan, kurikulum menjadi bagian penting untuk mewujudkan sebuah pendidikan yang berkualitas.
Lebih jauh, tokoh yang membidani kesetaraan gelar alumni PTU dan PTKIN ini menyebut kesalahan perumusan kurikulum sebagai faktor utama penyebab internal kemunduran umat Islam.
“Penyebab utama internal mengapa umat Islam mundur adalah kurikulum,” tegasnya saat menyampaikan kuliah umum.
Ceramah ilmiah yang itu berakhir dengan penandatanganan MoU itu dihadiri oleh puluhan mahasiswa dan dosen setempat. (Humas)