Senin, 12 Februari 2018

STAIN GAJAH PUTIH AKAN BANGUN AUDITORIUM

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 18.56, under |

STAIN GAJAH PUTIH AKAN BANGUN AUDITORIUM
KAPASITAS 2500 ORANG


TAKENGON (STAINGPA) - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih akan membangun gedung auditorium terintegrasi dengan daya tampung sekitar 2500 orang.
Hal itu disampaikan Ketua STAIN saat menggelar rapat dengan tim konsultan di Aula Biro pada Senin (12/02/2018) pagi.

Rapat tersebut berlangsung untuk memberikan masukan kepada tim konsultan perencana terkait pembangunan auditorium dan ruang kuliah tambahan.

Seperti diketahui, pembangunan kedua gedung tersebut dibiayai oleh dana bantuan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun 2018.

“Tahun pertama sudah selesai, ini tahun kedua, untuk tahun ini yang disetujui pembangunan ada dua, pertama gedung auditorium terintegrasi kedua ruang kuliah tambahan minimal 16 ruangan,” ungkap Ketua STAIN.

Ketua STAIN menyampaikan, disebut teritegrasi, karena nantinya pada gedung auditoriunm tersebut terdapat sejumlah bagian yang menjadi satu kesatuan.

“Nanti di situ ada gudang, ada ruang rapat, sekretariat gedung, ada ruang operator, jadi ada kemudahan pengawasan, interaksi, dan informasi, semua terintegrasi. Rencananya balkon dua tingkat muat sekitar 2000-2500 orang,” imbuhnya.

Kepada perencana, Dr. Zulkarnain, M.Ag mengingatkan agar konsep bangunan tersebut dapat mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas.

Dia juga meminta tim perencana untuk mempertimbangkan segenap aspirasi yang disampaikan oleh peserta terkait pembangunan gedung tersebut.
“Kami berkeinginan kuat satu bulan sudah ada progres (hasil perencanaan) untuk kami evaluasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut hadir Wakil Ketua II, Maulida, M.Ed, Kabag AAKU, Wirda Novita, SE, unsur jurusan, prodi, dan dosen. Turut pula dewan penyantun yang terdiri dari H. Samarnawan, Drs. Arifin Banta Cut, Drs. H. Armia, MM, dan Drs. Tgk. H. Jauhar Ali.

Usai rapat, tim konsultan perencana bersama  tim SBSN meninjau langsung lokasi pembangunan guna mengambil data kongkrit di lapangan. (Humas)