Jumat, 01 Desember 2017

PERINGATI MAULID NABI

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 15.34, under |

PERINGATI MAULID NABI, STAIN GAJAH PUTIH  SAMBUT “KELAHIRAN” 4 DOKTOR BARU

Ketua STAIN Gajah Putih, Dr. Zulkarnain, M.Ag. tengah menyematkan opoh ulen-ulen
kepada empat doktor baru pada sela-sela acara peringatan maulid
Kamis (30/11/2017) di Gedung Biro. (Foto: Istimewa)

TAKENGON (STAINGPA)— Di tengah memperingati hari maulid (kelahiran) Nabi Muhammad saw., Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon menggelar acara adat guna menyambut “kelahiran” empat doktor baru di kampus tersebut. Acara ini dihelat pada Kamis (30/11/2017) di Kampus Induk, Gedung Biro.
Empat dosen yang baru menamatkan studi S3 tersebut adalah Dr. Abdiansyah Linge, MA (Ekonomi Islam), Dr. Abdul Azizs, MA (Ekonomi Islam), Dr. Ahmad Sholihin Siregar, MA (Hukum Islam), dan Izzatur Rusuli, M.Ed., Ph.D. (Psikologi Pendidikan). Izzatur Rusuli memperoleh gelar strata tiga dari Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI), Malaysia sementara tiga lainnya menamatkan pendidikan doktoralnya di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) Medan.

STAIN Gajah Putih menyambut kembalinya empat doktor baru itu dengan upacara kearifan lokal masyarakat Gayo, pesejuk. Ketua STAIN Gajah Putih, Dr. Zulkarnain, M.Ag., mengungkapkan bahwa acara tersebut merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan lembaga kepada para doktor baru.
 “Terbesit dalam pikiran saya,  ketika kembali mereka akan dimuliakan karena mereka adalah ulama dalam tataran akademik. Hari ini kami muliakan dengan acara adat semoga menjadi motivasi untuk bisa mengangkat harkat dan martabat masyarakat Indonesia yang ada di (tanah) Gayo”, katanya saat memberikan sambutan, (30/11).

Selain itu, kegiatan tersebut juga dimaksudkan untuk mendorong masyarakat kampus agar meningkatkan prestasinya dalam bidang akademik dan karya ilmiah. “Ini yang pertama untuk merangsang dosen yang lain, mahasiswa, dan segenap civitas akademika agar meningkatkan kualitasnya”,  lanjutnya.

 “Ada 4 orang lagi yang akan wisuda (dalam waktu dekat), 1 orang sedang (kuliah) S3 lulus program 5000 doktor (program beasiswa kemenag) bidang Ilmu Alqur’an, dan tahun 2019 ada 13 orang berjejer (meraih gelar doktor) seperti ini”, ditambahkan Zulkarnain.

Menurutnya, STAIN Gajah Putih terus meningkatkan kapasitas SDM dengan mendorong para dosennya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Saya meminta wakil ketua I untuk membuka (memberikan rekomendasi) bagi siapa yang berminat (mengikuti program beasiswa) tahun 2018, penguatan SDM melalui program ini dapat berproses baik dari beasiswa pusat maupun daerah”, katanya lagi.

Selain peringatan maulid, pesejuk untuk empat doktor baru itu juga dirangkaikan dengan acara bedah buku karya Abdiansyah Linge yang berjudul “Economic Activity on Islamic Perspectives” dan bedah disertasi karya tiga doktor lainnya, masing-masing Abdul Azizs mengkaji disertasi berjudul “Implementasi Etos Kerja Entrepreunership Masyarakat Gayo Dalam Perspektif Ekonomi Syariah”, Ahmad Sholihin “Konstruksi Ayat-Ayat Hukum”, dan Izzatur Rusuli mengkaji “Hubungan Antara Pola Asuh Dengan Self-Esteem, Self-Efficacy, dan Kesediaan Afektif Siswa Dalam Proses Pembelajaran”.

Tampak mengikuti acara tersebut jajaran dewan penyantun, tamu undangan, dan segenap civitas kampus STAIN Gajah Putih yang turut hadir. Ketua Dewan Penyantun, Dr. H. Mahmud Ibrahim, MA, yang pada kesempatan itu diminta menyampaikan tausiyah sekaligus pembanding acara bedah buku dan disertasi, menyampaikan pesan yang cukup berkesan kepada peserta yang hadir. “Selamat generasiku, jangan lebih bodoh dari kami, itu baru namanya pembangunan”, tegas tokoh yang juga pendiri Yayasan Gajah Putih tersebut.

Dengan bertambahnya empat doktor baru, kini STAIN Gajah Putih Takengon telah memiliki 11 dosen yang memiliki kualifikasi strata tiga (S3). Hal ini semakin mendukung upaya percepatan transformasi STAIN menjadi IAIN Gajah Putih Takengon.