Sabtu, 23 Desember 2017

PAKAR KURIKULUM KKNI BERI PENDAMPINGAN DI STAIN TAKENGON

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 21.06, under |

PAKAR KURIKULUM KKNI BERI PENDAMPINGAN 
DI STAIN GAJAH PUTIH TAKENGON


TAKENGON(STAINGPA)- Dua pakar kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) hadir di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon. Kedatangannya untuk memberikan pendampingan pada kegiatan perumusan kurikulum pembelajaran Jurusan Tarbiyah, Syariah, serta Ushuluddin  dan Dakwah pada 23-24 Desember 2017 di Aula Biro.
Kedua pakar dimaksud adalah Prof. Dr. H. Sutrisno, M.Ag (Wakil Rektor I UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta) dan Dr. H. Muhibbuthabry, M.Ag (Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry Banda Aceh)
Kedatangan Prof. Sutrisno ke STAIN Gajah Putih merupakan momen langka. Pasalnya, guru besar UIN Sunan Kalijaga itu selalu dipadati dengan jadwal mengisi pelatihan dan diskusi ilmiah terutama soal kurikulum. Karenanya, kepakaran dia dalam bidang kurikulum berbasis KKNI sudah tidak asing lagi bagi PTKIN di Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Prof. Sutrisno menceritakan keberhasilannya mendampingi beberapa PTKIN dalam meningkatkan akreditasi lembaga perguruan tinggi.
“Saya yakin seyakin-yakinnya STAIN Gajah Putih kalau di-treatment beberapa tahun ke depan semua prodinya minimal (akreditasi) B”, katanya saat menyampaikan pengantar diskusi kurikulum itu, Sabtu (23/12/2017).
Sementara itu, Dr. H. Muhibbuthabry, M.Ag,  memberi arahan agar STAIN Gajah Putih merumuskan muatan kurikulum yang bisa menjadi distingsi perguruan tinggi sebagaimana disampaikan Ketua STAIN.
 “Coba pikirkan mata kuliah apa yang bisa menghasilkan distingsi”, tambah Wakil Rektor I yang sudah hampir 5 tahun menjabat di UIN Ar-Raniry.
Ketua panita, Dr. Al Musanna, M.Ag, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan puncak kegiatan dari perumusan kurikulum di STAIN Gajah Putih Takengon pada tahun 2017.
“Kegiatan ini finalisasi dari perumusan kurikulum yang sudah kami mulai pada Maret, sebagai respon dari peraturan menteri terkait kurikulum berbasis KKNI”, ujar Wakil Ketua I STAIN Gajah Putih itu.

Ketua STAIN Gajah Putih, Dr. Zulkarnain, M.Ag berharap kegiatan itu nantinya akan menghasilkan master format kurikulum pada setiap program studi. Dengan begitu, akan menjadi sumber rujukan dan landasan kuat bagi pengembang kurikulum pembelajaran.
“Kita harus punya cita-cita bersama untuk berinovasi paling tidak untuk mewujudkan fakultas tarbiyah yang akan datang (saat menjadi IAIN), memiliki distingsi (ciri khas) dibanding fakultas tarbiyah lainnya di Indonesia, setelah ini kita akan bentuk tim secara khusus”, ungkap Ketua STAIN saat membuka acara, Sabtu 23/12/2017.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh lebih dari 30 dosen, pejabat jurusan dan prodi di satker STAIN Gajah Putih Takengon.