Senin, 18 Desember 2017

MAHASISWA STAIN GAJAH PUTIH TAKENGON GELAR BAZAR

Posted by STAIN GAJAH PUTIH 20.26, under |

KULIAH KEWIRAUSAHAAN, MAHASISWA STAIN 
GAJAH PUTIH TAKENGON GELAR BAZAR


TAKENGON (STAINGPA)- Dalam era dunia kerja yang semakin kompetitif, lembaga pendidikan terus berupaya menghasilkan alumni yang mampu menciptakan lapangan kerja di tengah masyarakat. Hal inilah yang dilakukan STAIN Gajah Putih Takengon.
Untuk menumbuhkembangkan jiwa entrepreunership mahasiswa, STAIN Gajah Putih menjadikan kewirausahaan sebagai matakuliah dalam kurikulum pendidikan.
Melalui kuliah kewirausahaan, mahasiswa dibimbing oleh dosen didorong untuk menghasilkan produk kreatif yang memiliki nilai ekonomis.
Minggu (17/12/2017) kemarin, mahasiswa kelas kewirausahaan dari berbagai jurusan itu menggelar Bazar yang menampilkan sejumlah produk hasil kreativitas mereka.
Kegiatan yang diinisiasi dosen kewirausahaan itu digelar di halaman Gedung Olah Seni (GOS) Takengon sejak pagi hingga sore.

Menurut Leni Agustina Daulay, M.Pd. sebagaimana juga dimuat lintasgayo.com, kegiatan serupa juga pernah digelar pada Jumat (06/01/2017) dan terbilang cukup sukses. Kali ini, tema yang diangkat dalam Bazar adalah “Mengembangkan Potensi dan Kreativitas Mahasiswa Dalam Berwirausaha”.
Dalam pantauan humas, gerai Bazar mahasiswa yang menjajakan beragam olahan makanan dan kerajinan tangan itu ramai dikunjungi warga.  Demi memikat pembeli, strategi bisnis yang dilakukan mahasiswa selain cita rasa, juga disajikan dengan kemasan yang menarik serta nama-nama produk yang tergolong cukup unik.
 “Proses pada pembelajaran matakuliah kewirausahaan ini, dimulai dari pemberian teori tentang kewirausahaan dan proposal bisnis selama 7 kali pertemuan, selanjutnya mahasiswa mempresentasikan produk kerajinan tangan beserta proposal bisnis”, ujarnya.

Diterangkan Leni, mahasiswa yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut adalah mahasiswa semester III dan VII Program Studi Ekonomi Islam, Perbankan Syariah, Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Bahasa Arab yang terbagi dalam 73 kelompok dengan kisaran 75 produk. (Humas)